Senin, 24 Juli 2017

Budaya Dan Agama

Salam Damai Sobat..
Gimana kabarnya Sahabatku semua hari ini.. ?
Saya berharap baik dan suka cita untuk hari ini. Amiin 😊

  Oke sobat,  kenapa saya merasa perlu membagikan ke pada kita semua tentang perlunya kita berhikmat di dalam mengikuti budaya atau adat istiadat yang kita ikuti masing masing dengan pandangan ajaran agama kita supaya kita salah memahaminya.
  Tentunya ajaran Agama kita masing masing mengajarkan hal yang sama  untuk Menjungjung tinggi ke Tuhanan kita masing masing.
  Coba sobat pikirkinkan sejenak atau ingat Budaya yang ada di lingkungan kita atau tempat asal kita atau suku kita yang bahkan kita ikut di dalamnya yang akan melakukanya .
   Apa itu budaya Dan Agama?
    Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.
 
  Tujuan pembahasan ini Saya buat kepada kita yang mau belajar atau tidak tau , bahkan sudah tau tapi menolak untuk melaksanakan adat istiadatnya  sendiri karna takut salah tidak sesuai dengan ajaran agama yang dia dapat di agamanya masing masing , itu baik, tapi alangkah baik nya kalau kita tau bahwa ajaran agama kita juga tidak Melarang budaya yang kita jalani dengan baik,  kecuali kita di sini menduakan Tuhan dalam artian percaya kepada yang lain, sudah pasti kita salah.

Apakah adat istiadat yang kita lakukan sudah sesuai atau bertentangan dengan kepercayaan kita..  ?
Tentunya jawabanya kembali kepada diri kita sendiri bagaimana kita menyikapinya,  jika kita menanggapi dan melakukan adat istiadat itu hanya sebai budaya dan hanya bertujuan untuk melestarikanya  hanya sebagai kekayaan budaya itu Real real aja.
     Tetapi kalau kita melakukannya karna ada sesuatu yang di sembah atau sampai berpikiran ada ilham, berkat,  atau hidup yang makin baik kedepanya saat kita melakukan nya,  tentunya ini sudah pasti salah .
 Intinya kembali kepada diri kita untuk menyikapinya.
           Salah satu contoh saya ambil dari budaya batak Yang seakan menyembah paman (saudara Laki laki dari Ibu) saat acara adat yang Sebagian orang mengakui katanya lewat itu kita dapat hidup yang lebih baik nanti . Tentunya ini juga  sudah berlawan dengan ajaran agama kita, tetapi kalau kita melakukannya hanya sebai adat yang harus menghormati,  menghargai,  gak cuma paman,  ajaran agama kita juga tentunya mengajarkan untuk semua orang,  dan pastinya ini tidaklah salah.
    Jadi lakukan Dan lestarikanlah adat atau budaya di tempat kita masing dengan senang dan penuh hikmat.

Dan apakah adat istiadat atau kebiasaan yang turun temurun itu tidak ada yang salah dengan pandangan ke agaman?
Tentunya ada juga yang salah.
  Contohnya Seperti menggali lobang kubur dan Mengangkat orang mati Yang sudah lama di kubur atau menggali Tulang nya untuk di satukan kembali dengan pasangan atau saudara yang baru Meninggal atau pun yang sudah lama pisah kubur ,hehe gk cuma pisah ranjang yang ada Iya..
Supaya katanya mereka bersatu lagi .
Dan ada juga menjalankan Tubuh orang Mati dan di arak arak dengan di suruh berjalan sendiri untuk memberkati orang orang yang hidup atau keluarganya , Tentunya ini pemikiran yang sudah salah , karna mereka boleh berjalan itu karna kuasa kegelapan .Karena orang mati tak lain hanya benda Mati, dan hanya di dalam hidup lah mereka memiliki rasa, dimana hidup manusia terbagi dari 3 bagian yang menghidupkan,  yaitu Tubuh Jiwa dan Roh.
Tubuh adalah danging dan termasuk Tulang,
Jiwa adalah Perasaan
Roh adalah Berupa roh yang berkuasa yang memberi kita hidup Yang akan kembali kepada sang pencipta saat kita Mati.

   Demikian yang bisa saya sampaikan  kali ini Bagai mana cara berpikir kita dalam menyikapi adat istiadat kita.
       Kita sama sama belajar untuk hidup lebih baik dan lebih berHikmat lagi.

jangan lupa like dan bagikan, supaya saudara kita yang lainya  juga menemukan solusi di dalam menyikapi adat istiadatnya masing masing yang begitu beragam.

Terimakasih
Syalom..
Om swastiastu..
Wassalam...

😊😊😊